Kamis, 17 November 2011

Budayakan Membaca


Membaca, kata yang singkat namun mendatangakan banyak manfaat apabila kita sering melakukannya, tidak naif lah, seseorang tanpa membaca apa dia akan tau yang terjadi di luar sana?apa yang di tulis di media cetak maupun media lainnya?”maka dari itu banyak-banyak lah membaca, usahakan membaca dijadikan menjadi sebuah budaya untuk diri kita sendri terlebih dahulu sebelum memperkenalkannya kepada teman-teman kita, karena gak akan rugi ko, justru dengan tidak membaca kita akan tahu betapa terbatasnya pengetahuan kita.
                Singkatnya, membaca merupakan kegiatan yang sangat postif yang dapat menumbuhkan berbagai keuntungan yang berguna untuk kita sendiri.

Fotokopi Yang Ramah Lingkungan


Fotokopi yang ramah lingkungan?”emang ada?”bertanya balik, ya mungkin dengan seiring berkembangnya zaman alat canggih yang dapat meperbanyak data yang kita perlukan selalu dikembangan dengan tujuan utaamnya adalah ramah lingkungan bukan Cuma kendaraan yang sedang di arahkan menjadi ramah lingkungan.
                Namun sejatinya mesin fotokopi ini pun di kemabangkan pula, di lihat dari fungsinya saja, baik mahasiswa, siswa, sampai perkantoran mungkin akan kewalahan apabila tidak ada mesin ini dan kertas-kertasnya inilah yang biasanya menimbuklkan limbah-limbahy dari prabik yang memproduksi kertas-kertas tersebut

Baik dan Buruk Pengaruh Iklan dan Televisi


 
Disini saya mencoba mengankat baik dan buruknya pengaruh iklan dan televisi, sperti kita ketahui iklan merupakan salha satu media informasi yang menyajikan berbagai hal tentang suatu barang atau segalanya yang bersifat menjual, dan telivis sebagai media partner yang sedianya menyajikan iklan dari layar kaca teman-teman di rumah.
Pengaruh Baik iklan dan televisi :
1. Memberikan informasi yang terupdate dan terkatual mengenai apa yang terjadi di luar sana yang sejatinya kita tak berda di tempat kejadian
2. Sebagai media pembelajaran selain di sekolah-sekolah sehingga menambah wawasan kita tentang iklan yang sedianya positif
3. Penyajian selalu menarik untuk dilahat sehingga membuat kita untuk menggunakan imajinasi kita dalam menerjemahkan iklan tersebut.

Pengaruh Buruk iklan dan telvisi :
1. Terkadang iklan dan telvisi banyak yang belum sepantasnya ditanyangkan pada jam-jam sibuk anak-anak dibawah umur sedang asik menonton
2. Iklan terkadang juga selau menampilkan segi-segi negatifnya dari frontalnya objek-objek yang ditampilkannya

Ketika berwirausaha harus menjadi pilihanku


                Sejak kecil dulu saya selau ditanyakan baik dari orang tua maupun dari guru-guru saya sewaktu Sd dulu, apa cita-cita mu nak?saya dengan lantang menjawab untuk menjadi pilot, namun zaman berubah saya pun tumbuh menjadi dewasa dengan pemikiran yang merubah saya, tetap untuk menjadi seorang pilot namun jurusan di waktu SMA tak mendukung saya untuk menjadi seorang pilot, kecewa memang, namun saya mencoba tetap semangat dengan mencara-cari peluang apa yang natinya dapat dimanfaatkan, dilihat dari segala hal semua bidang memang menarik apalbila dijalani dengan sepenuh hati dan ketekunan yang tinggi
                Wirausaha lah yang telah mengambil hati saya, dengan usaha yang kita buat sendiri meraup keuntungan yang tentunya kita dapa rasakan sendrit langsung manfaatnya, wiarausaha ini juga merupkan solusi terbaik jika memang sulitnya mencari pekerjaan di luar sana, namun wirausaha yang menarik dan bagus harus didasari dengan ide dan perencanaan yang matang dan terstruktur dari awal untuk menjaga stabilitas dari wirasuaha yang kita rancang

Jumat, 11 November 2011

LAPORAN & USUL

A. LAPORAN

1.       Pengertian Laporan
Seorang yang ditugaskan untuk meneliti suatu daerah atau suatu pokok persoalan tertentu, harus menyampaikan suatu laporan mengenai hal yang di utgaskan kepadanya itu. Laporan merupakan unsur yang sangan penting, terutama dalam menyusun kebijaksanaan-kebijaksanaan. Sering kali luasnya organasisai, pimpinan tidak dapat menguasai kedaan secara terperinci  mengenai semua hal-ihwal yang terjadi pada tingkat bawah dari organisasi yang dipimpinnya. Sebagai pegangan mengenai pengertian laporan, kita dapat mengatakan bahwa laporan adalah suatu cara komunikasi di mna penulis menyampaikan informasi kepda seseorang atau suatu badan karena tanggungjawab yang dibebankan kepadanya.

2.       Dasar-dasar Laporan
Sebuah laporan bertolak belakang dari beberapa dasar, yaitu : orang yang memberi paloran, pihak yang menerima laporan, dan sifat dan tujuan umum laporan.
a.      Pemberi Laporan
Pertama-tama, laporan melibatkan orang atau pihak yang memberi laporan. Pemberi laporan dapat berupa perseorangan, sebuah panitia yang ditugaskan untuk maksud tertentu.
b.      Penerima Laporan
Laporan bukan hanya dibuat oleh seorang atau suatu badan, tetapi lapirang juga ditunjukan ataua akan disampaikan kepada orang atau suatu badan. Hubungan dan pertalian yang berbeda antar pelapor dan penerima laporan ini akan memberi warna yang berbeda dalam gaya, isi dan tujuan laporan yang akan dibuat.
c.       Tujan Laporan
Telah disinggung, dia tas bahwa tujuan sebuah laporan tergantung dari situasi yang ada antara pemberi laporan dan penerima laporan. Tujuan laporan pada umumnya berkisar pada hal-hal berikut: untuk mengatasi suatu masalah, untuk mengambil suatu keputusan yang lebih efektif.

3.       Sifat Laporan
Seperti halnya dengan semua jenis tulisan yang lain, sebuah laopran akan dianggap baik atau buruk tergantung dari keberhasilannya dalam memenuhi fungsinya mempengaruhi pembaca seperti yang diharapkan. Laporan harus mengandung imaginasi. Pengertian imaginasi meliputi masalah : pelapor harus tau secara tepat siapa yang akan meneriam laporan itu. :aporan yang dibuat harus sempurna dan komplit, yang berarti tidak boleh ada hal-hal yang diabaikan bila hal-hal itu diperlukan untuk memperkuat kesimpulan dalam laporan itu.

4.       Macam-macam Laporan
Telah disinggung di atas bahwa ada laporan umum yang dibuat untuk kepentingan dunia usaha, dan ada pula laporan yang dibuat untuk kepentingan pendidikan.
a.      Laporan berbentuk Formulir Isian
b.      Laporan Berbentuk surat
c.       Laporan berbentuk Memorandum
d.      Laporan Perkembangan dan laporan keadaan
e.       Laporan Berkala
f.        Laporan Laboratoris
g.       Laporan Formal dan Semi-Formal

Pokok-pokok dibawah ini meurpakan unsur-unsur yang paling penting dari suatu kerangka laporan laboratoris :
1.       Halaman Judul;
2.       Obyek, atau tujuan;
3.       Teori : menyangkut teori mana yang diterapkan;
4.       Metode : yang dimaksud dnegan metode disini adalah prosedur-prosedur yang di tempuh;
5.       Hasil-hasil yang dicapai dalam percobaan ini dengan mempergunakan metode diatas;
6.       Diskusi atau hasil yang tealh dicapai dalam percobaan;
7.       Kesimpulan;
8.       Apendiks;
9.       Data Asli;

5.       Struktur Laporan Formal
Seperti halnya dengan tulisan-tulisan atau karangan pada umunya, laporan harus disampaikan dalam bentuk dan struktru yang baik. Unsur-unsur tersebut dapat disusun menurut kedua variasi berikut:



                A
Halaman Judul
Surat Penyerahan
Daftar Isi
Ikhtisar atau abstrak
Pendahuluan
Isi Laporan
Kesimpulan
Saran (Rekomendasi)
Apendiks
Bibliografi

                B
Halaman Judul
Surat penyerahan
Daftar Isi
Ikhtisar atau abstrak
Kesimpulan
Saran (Rekomendasi)
Pendahuluan
Isi Laporan
Apendiks
Bibliografi



a.      Halaman judul
Halaman judul biasanya pertama-tama memuat pokok atau topik laporan kedua, orang atau badan yang akan menerima laporan, ketiga, orang atau badan yang membuat laporan, dan keempat, penanggalan laporan.
b.      Surat Penyerahan
Surat penyerahan berfungsi sebagai Kata Pengantar pada sebuah buku
c.       Daftar Isi
Pada prinsipnya daftar isi laporan sama dengan daftar isi buku
d.      Ihktisar dan Abstrak
Pengertian ikhtisar dan abstrak seringkali menimbulkan masalah tersendiri, karena tidak ada kesepakatan umum mengenai pengertian kedua istilah itu.
e.       Pendahuluan
f.        Isi Laporan
g.      Kesimpulan dan Saran
h.      Bagian Pelengkap

Namun ada istulah dewasa-dewasa ini yang secara luas diterima :
1.       Abstrak
2.       Ikhtisar

6.       Bahasa Sebuah Laporan
Bahasa yang dipergunakan dalam sebuah laporan formal haruslah bahasa yang baik, jelas dan teratur. Bidang yang dilaporkan dan orang yang menerima lapiran itu seringkali memepengaruhi pula gaya bahasa yang digunakan.

7.       Laporan Buku
Suatu macam laporan untuk kepentingan pendidikan atau perkuliahan di Perguruna tinggi adalah apa yang dinamakan Laporan Buku. Laporan buku tidak perlu mengikuti persyaratan bagi laporan formal, disamping itu laporan ini berbeda dari laporan-laopran lain karena ia tidak diperlukan oleh penerima laporan.

8.       Penutup
Mahasiswa, pealjar, karyawan atau siapa saja dapa melakukan apa saja yang telah duraikan di atas. Observasi yang diadakan, baik secara perseorangan maupun secara berkelompok, akan bermanfaat bila disudahi dengan sebuah laporan.




















B. USUL
1. Pengertian Usul
        Yang dimaksud denganususl atau proposal adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan, Penysusn suatu proposal dengan pengertian pertama yang dikemukakan di atas dewasa ini sudah merupakan suatu kegiatan tersendiri dalam dunia usaha baru. Usul atau proposal dalam arti yang kedua sudah lama dikenal. Dalam kegiatan-kegiatan kenegaraan Dewan Perwakilan Rakrat dalam menyampaikan usul-usul kepada pemerintah mengenai sesuatu hal.
2.  Sifat dan Jenis Usul
        Bila Semua tulisan dibuat berdasarkan bahan-bahan yang sudah tersedia ataua sesuatu yang sudah terjadi, sebaliknya usul dibuat berdasarkan sesuatu yang belum ada. Macaam-macam bidang yang dewasi ini bisa dijadikan sasaran usul yang bersifat bisnis adalah : penelitian, pengembangan, perencanaan and pemasaran. Usul lain yang lebih sering dijumpai dalah perencanaan.
3. Usul Non-formal
        Dari seorang mahsiswa belum diharapkan untuk menulis sebuah usul yang formal, namus sudah dapat dibiasakan untuk menulis usul-usul yang besifat non-formal. Terlepas dari bentuk mana yang akan dieprgunakan, sebuah usul non-formal, selalu harus mengundan hal-hal berikut:
a. Masalah
b. Saran Pemecahan
c. Permohonan
4. Usul Formal
        Seperti halnya dengan semua tulisan formal yang lain, usul formal pun harus memenuhi pesyaratan tertentu. Sekurang-kurangnya ada tiga bagian utam, yaitu Bagian Perlengkapan Pendahuluan, Isi usul, dan Bagian Pelengkap Penutup.
4.1 Bagian Pelengkap pendahuluan
        Beberapa bagian yang mutlak perlu dimaskukka dalam bagian pelengkap pendahuluan ialah surat pengantar atau memorandum pengantar, halamn judul, ikhtisar atau abstrak, daftar isi, dan penegasan permintaan.
a. Surat Pengantar atau Memorandum Pengantar
b. Sampul dan Halaman Judul
c. Ikhtisar atau abstrak
d. daftar isi
e. Penegasan Permohonan
4.2 Isi Usul
        Isi usul memuat uraian yang terperinci dari pekerjaan atau tugas yang akan dilakukan. Namun demikian beberapa topik dibawah ini selalu akan dipertimbangkan untuk dimasukkan dalam ini sebuah usul.
a. Pembatasan Masalah
b. Latar Belakang
c. Luas Lingkup
d. Metodologi
e. Fasilitas
f. Personalia
g. Keuntungan dan Kerugian


Jumat, 28 Oktober 2011

Pedagang Kaki lima dengan dampak yg ditibulkan dari globalisasi

Mari kita nalar satu persatu terlebih dahulu, Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara, sedangkan Pedagan kaki lima atau yang sering disebut PKL merupakan sebuah komunitas yang kebanyakan berjualan dengan memanfaatkan area pinggir jalan raya untuk mengais rezeki dengan menggelar dagangannya atau gerobaknya di pinggir-pinggir perlintasan jalan raya. Bila melihat sejarah dari permulaan adanya PKL, PKL atau pedagang kaki lima sudah ada sejak masa penjajahan Kolonial Belanda.
Seiring perjalanan waktu para pedagang lima kaki ini tetap ada hingga sekarang, namun ironisnya para pedagang ini telah diangggap mengganggu para pengguna jalan karena para pedagan telah memakan ruas jalan dalam menggelar dagangannya. Namun bila kita menengok kembali pada masa penjajahan belanda dahulu, antara ruas jalan raya, trotoar dengan jarak dari pemukiman selalu memberikan ruang yang agak lebar sebagai taman maupun untuk resapan air.
Hal ini sangat berbeda dengan sekarang, dimana antara trotoar dengan pemukiman tidak ada jarak sama sekali, pembuatan taman-taman yang ada di sisi pinggir jalan terkesan seadanya sehingga tidak mampu untuk meresap air apa bila hujan. Ini fakta bukan fenomena, ini kenyataan dan bukan rekaan.
Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia :
·         Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antar negara menunjukkan keterkaitan antar manusia di seluruh dunia
  • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
  • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
  • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.
  • Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.

            Dari ke-4 penalaran tersebut dapat kita simpulkan bahwa PKL kaki lima sangat terpengaruh atau lebih spesifiknya terganggu dengan adanya pengaruh globalisasi yang dimana pengaruh globalisasi ini sangat nampak jelas bagi kelangsungan berjalannya kehidupan PKL sampai saat ini dengan adanya perkembangan dari segi teknologi, informasi, serta pengenalan kepada masyarakat sangat berbeda jauh, karena dari segi cara berfikir pun PKL masih tradisional sehingga sangat sulit untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi saat ini, walau dampak globalisasi tidak di pandang buruk oleh sebagian orang namun nyatanya bagi PKL itu sangan berpengaruh besar, solusi untuk masalah seperti ini adalah sosialisasi mengenai perkembangan globalisasi kepada PKL supaya dapat menyesuaikan dengan perkembangan karena PKL dapat menyediakan barang atau menjual barang dengan harga obral dan bila dapat menyesuaikan dengan perkembangan globalisasi bukan tak mungkin masayarakt kita akan beralih memprioritaskan PKL.

Sumber : Wikipedia